Perancangan Database Sistem Informasi Penjualan

Untuk dapat membuat Program Aplikasi Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian, setidaknya Anda akan membutuhkan 3 tabel master data dan 2 tabel transaksi. Untuk tabel master data diantaranya adalah tabel Kategori, tabel Barang, dan tabel Supplier. Sedangkan untuk proses transaksi akan disimpan pada tabel Penjualan dan tabel Pembelian. Tidak hanya itu, untuk setiap transaksi memerlukan tabel tambahan untuk menyimpan daftar item barang yang masuk dalam Penjualan atau Pembelian, biasanya Kita dapat membuatnya dengan tabel Penjualan_Item atau Pembelian_Item. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah masing-masing nama tabel yang dibutuhkan.

DESAIN STRUKTUR DATA
Jika Anda sudah bisa mendefinisikan atribut data apa saja yang akan dikelola dalam Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian, maka Anda dapat mendefinisikan entitas isi data yang akan disimpan di dalam tabel, entitas ini tentunya sebagai informasi yang akan dicatat atau direkam dalam database. Berikut ini adalah hasil Perancangan Database Sistem Informasi Penjualan yang dapat Anda pahami :

  • Tabel Kategori ( kd_kategori, nm_kategori )
  • Tabel Barang ( kd_barang, nm_barang, keterangan, harga_beli, harga_jual, diskon, stok, kd_kategori )
  • Tabel Supplier ( kd_supplier, nm_supplier, alamat, no_telepon )
  • Tabel Pejualan ( no_penjualan, tgl_penjualan, pelanggan, keterangan )
  • Tabel Penjualan_item ( no_penjualan, kd_barang, jumlah, harga, diskon )
  • Tabel Pembelian ( no_pembelian, tgl_pembelian, kd_supplier, keterangan )
  • Tabel Pembelian_item ( no_pembelian, tgl_pembelian, kd_barang, jumlah )

Dari daftar tabel di atas, perlu Anda pahami bahwa tabel Penjualan dan tabel Penjualan_item adalah satu paket, dipakai untuk menyimpan dalam Transaksi Penjualan. Tabel Penjualan dipakai untuk menyimpan data tranasaksi utama, sedangkan pada tabel Penjualan_item dipakai untuk menyimpan daftar barang yang dijual.

Begitu juga dalam proses Transaksi Pembelian atau transaksi Penerimaan, pada tabel Pembelian dipakai untuk menyimpan informasi data utama transaksi, yaitu nomor faktur dan tanggal, serta supplier. Sedangkan pada tabel Penjualan_item dipakai untuk menyimpan informasi data barang yang dibeli atau diterima dalam transaksi tersebut.

PENAMBAHAN DATA PELANGGAN

Apabila Anda ingin menambahkan informasi data Pelanggan atau Customer di dalam sistem, maka Anda dapat membuat satu lagi tabel master data Pelanggan, kemudian data Pelanggan dikaitkan (direlasikan) dengan Transaksi Penjualan. Jadi, berikut ini adalah contoh baru Desain Perancangan Database Penjualan dan Pembelian lengkap dengan data Pelanggan/ Customer.

  • Tabel Kategori ( kd_kategori, nm_kategori )
  • Tabel Barang ( kd_barang, nm_barang, keterangan, harga_beli, harga_jual, diskon, stok, kd_kategori )
  • Tabel Supplier ( kd_supplier, nm_supplier, alamat, no_telepon )
  • Tabel Pelanggan ( kd_pelanggan, nm_pelanggan, alamat, no_telepon )
  • Tabel Pejualan ( no_penjualan, tgl_penjualan, kd_pelanggan, keterangan )
  • Tabel Penjualan_item ( no_penjualan, kd_barang, jumlah, harga, diskon )
  • Tabel Pembelian ( no_pembelian, tgl_pembelian, kd_supplier, keterangan )
  • Tabel Pembelian_item ( no_pembelian, tgl_pembelian, kd_barang, jumlah )

Demikian dulu artikel dari Kami, semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat.

Selamat belajar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *