Perancangan dan Relasi Tabel Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah

Bagi Anda yang saat ini belajar membuat program, terutama program aplikasi dengan studi kasus pada Sistem Informasi Perpustakaan, berikut ini akan Saya bagikan Perancangan dan Desain Relasi Tabel Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah, dengan adanya desain ini mudah-mudahan dapat menjadikan bahan referensi dan contoh dalam pengembangan program aplikasi perpustakaan yang saat ini sedang Anda kembangkan.

Untuk memudahkan dalam pemahaman, Kita akan fokus pada Perpustakaan Sekolah sebagai studi kasusnya, bisa pada Sekolah tingkat SMP maupun SMA.

KEBUTUHAN TABEL DATA
Untuk membuat sebuah Sistem Informasi Perpustakaan, maka Anda harus bisa mendefinisikan atribut apa saja yang akan dikelola dalam sistem aplikasi, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pada Perpustakaan yang akan dijadikan sebagai objek penelitian atau Subjek yang akan menggunakan aplikasi ini. Untuk sebuah Perpustakaan Sekolah, setidaknya akan membutuhkan tabel utama berikut ini :

  1. Tabel Data Kategori
  2. Tabel Data Buku
  3. Tabel Data Siswa
  4. Tabel Data Petugas

Setidaknya 4 tabel itu sebagai Master Data utama yang harus ada, data Buku disimpan di dalam Tabel Buku, sedangkan pengelompokkan data Buku akan disimpan di dalam Tabel Kategori. Untuk anggota perpustakaan adalah Siswa itu sendiri yang disimpan dalam Tabel Siswa, sebagai pengembangan tentu bisa saja Guru juga sebgai anggota perpustakaan. Sedangkan untuk pengelola disimpan di dalam Tabel Petugas.

Selain 4 tabel master data di atas, masih ada lagi tabel data yang dipakai untuk menyimpan setiap transaksi, yaitu transaksi peminjaman, pengembalian dan juga bisa denda.

DESAIN STRUKTUR DATA
Jika Anda sudah bisa mendefinisikan atribut data apa saja yang akan dikelola dalam Sistem Perpustakaan, maka Anda dapat mendefinisikan entitas isi data yang akan disimpan di dalam tabel, entitas ini tentunya sebagai informasi yang akan dicatat atau direkam dalam database.

  1. Tabel Kategori ( kd_kategori, nm_kategori )
  2. Tabel Buku ( kd_buku, judul, pengarang, penerbit, foto, deskripsi, jumlah, kd_kategori ). Pada tabel ini memiliki kolom tamu kd_kategori yang berasal dari tabel Kategori.
  3. Tabel Siswa ( kd_siswa, nm_siswa, kelamin, kelas, alamat, no_telepon )
  4. Tabel Petugas ( kd_petugas, nm_petugas, username, password, level )

Desain struktur kolom tabel di atas dapat Anda kembangkan sendiri sesuai kebutuhan, sehingga data yang akan disimpan dalam database menjadi lebih lengkap.

Untuk tabel transaksi, dapat Kami berikan contoh entitas seperti berikut:
Transaksi Peminjaman
Untuk transaksi peminjaman memiliki 2 tabel penyimpanan, yaitu tabel peminjaman untuk menyimpan data utama transaksi, dan tabel peminjaman_item untuk menyimpan judul buku apa saja yang dipinjam.

Tabel peminjaman ( no_peminjaman, tgl_peminjaman, kd_siswa, keterangan ), pada tabel ini kd_siswa adalah kolom tamu yang berasal dari tabel siswa.
Tabel peminjaman_item ( no_peminjaman, kd_buku, jumlah ), tabel ini merupakan tabel anak dari tabel peminjaman, dimana kolom no_peminjaman adalah kolom tamu dari induknya yaitu tabel peminjaman, sedangkan kolom kd_buku adalah kolom tamu dari tabel buku.

Transaksi Pengembalian
Untuk transaksi pengembalian dapat dibuat dalam 1 tabel saja, tabel ini akan terhubung secara One to One dengan tabel peminjaman.
Tabel pengembalian ( no_pengembalian, tgl_pengembalian, no_peminjaman, kd_buku, denda, keterangan ). Pada tabel ini memiliki kolom tamu, yaitu kolom no_peminjaman dari tabel peminjaman, dan kolom kd_buku dari tabel buku.

GAMBAR RELASI TABEL
Berikut ini akan Kami gambarkan Desain Relasi Tabel Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah dengan menganut pada desain yang Kami jelaskan di atas, desain relasi tabel ini Kami buat dari tools phpMyAdmin, Anda dapat juga membuatnya lewat Ms Visio.

INVENTARISASI BUKU PERPUSTAKAAN
Jika Anda ingin meningkatkan Sistem Perpustakaan di atas menjadi Sistem Informasi Inventarisasi Buku Perpustakaan, maka Anda harus membuat pengkodean unik pada setiap koleksi buku yang ada. Sebagai contoh begini, buku berjudul FISIKA 1 dengan Kode judul bukunya B001, Perpustakaan memiliki buku tersebut sejumlah 10 buku, maka dari 10 buku dengan judul yang sama ( FISIKA 1 ) tadi harus dibuat kode masing-masing, sehingga pengkodean setiap unit buku ini disebut dengan Inventarisasi Buku.

Berikut ini contoh lebih detilnya, buku FISIKA 1 ada 10 unit buku. Buku FISIKA 1 tadi memiliki kode judul bukunya adalah B001, maka jika dari ke-10 unit buku tadi akan dibuat Kode Inventaris Buku, maka kodenya tiap unit buku menjadi seperti berikut :

  • B001.01 = Buku FISIKA 1 koleksi 1
  • B001.02 = Buku FISIKA 1 koleksi 2
  • B001.03 = Buku FISIKA 1 koleksi 3
  • B001.04 = Buku FISIKA 1 koleksi 4
  • B001.05 = Buku FISIKA 1 koleksi 5
  • B001.06 = Buku FISIKA 1 koleksi 6
  • B001.07 = Buku FISIKA 1 koleksi 7
  • B001.10 = Buku FISIKA 1 koleksi 10

Jadi setiap unit (koleksi) buku akan diberikan kode inventaris sendiri, kode di atas dapat ditulis dalam setiap cover/sampul buku.
MENJUAL CONTOH APLIKASI PERPUSTAKAAN
Ini adalah iklan, bagi Anda yang membutuhkan Contoh Inventarisasi Buku Perpustakaan, Anda dapat membelinya kepada Kami dengan harga Rp. 800.000, Anda akan mendapatkan program lengkap yang dapat dimodifikasi lagi.

Semoga artikel dan informasi ini bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *