Category Archives: Tip & Trik

Perancangan dan Relasi Tabel Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah

Bagi Anda yang saat ini belajar membuat program, terutama program aplikasi dengan studi kasus pada Sistem Informasi Perpustakaan, berikut ini akan Saya bagikan Perancangan dan Desain Relasi Tabel Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah, dengan adanya desain ini mudah-mudahan dapat menjadikan bahan referensi dan contoh dalam pengembangan program aplikasi perpustakaan yang saat ini sedang Anda kembangkan.

Untuk memudahkan dalam pemahaman, Kita akan fokus pada Perpustakaan Sekolah sebagai studi kasusnya, bisa pada Sekolah tingkat SMP maupun SMA.

KEBUTUHAN TABEL DATA
Untuk membuat sebuah Sistem Informasi Perpustakaan, maka Anda harus bisa mendefinisikan atribut apa saja yang akan dikelola dalam sistem aplikasi, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pada Perpustakaan yang akan dijadikan sebagai objek penelitian atau Subjek yang akan menggunakan aplikasi ini. Untuk sebuah Perpustakaan Sekolah, setidaknya akan membutuhkan tabel utama berikut ini :

  1. Tabel Data Kategori
  2. Tabel Data Buku
  3. Tabel Data Siswa
  4. Tabel Data Petugas

Setidaknya 4 tabel itu sebagai Master Data utama yang harus ada, data Buku disimpan di dalam Tabel Buku, sedangkan pengelompokkan data Buku akan disimpan di dalam Tabel Kategori. Untuk anggota perpustakaan adalah Siswa itu sendiri yang disimpan dalam Tabel Siswa, sebagai pengembangan tentu bisa saja Guru juga sebgai anggota perpustakaan. Sedangkan untuk pengelola disimpan di dalam Tabel Petugas.

Selain 4 tabel master data di atas, masih ada lagi tabel data yang dipakai untuk menyimpan setiap transaksi, yaitu transaksi peminjaman, pengembalian dan juga bisa denda.

DESAIN STRUKTUR DATA
Jika Anda sudah bisa mendefinisikan atribut data apa saja yang akan dikelola dalam Sistem Perpustakaan, maka Anda dapat mendefinisikan entitas isi data yang akan disimpan di dalam tabel, entitas ini tentunya sebagai informasi yang akan dicatat atau direkam dalam database.

  1. Tabel Kategori ( kd_kategori, nm_kategori )
  2. Tabel Buku ( kd_buku, judul, pengarang, penerbit, foto, deskripsi, jumlah, kd_kategori ). Pada tabel ini memiliki kolom tamu kd_kategori yang berasal dari tabel Kategori.
  3. Tabel Siswa ( kd_siswa, nm_siswa, kelamin, kelas, alamat, no_telepon )
  4. Tabel Petugas ( kd_petugas, nm_petugas, username, password, level )

Desain struktur kolom tabel di atas dapat Anda kembangkan sendiri sesuai kebutuhan, sehingga data yang akan disimpan dalam database menjadi lebih lengkap.

Untuk tabel transaksi, dapat Kami berikan contoh entitas seperti berikut:
Transaksi Peminjaman
Untuk transaksi peminjaman memiliki 2 tabel penyimpanan, yaitu tabel peminjaman untuk menyimpan data utama transaksi, dan tabel peminjaman_item untuk menyimpan judul buku apa saja yang dipinjam.

Tabel peminjaman ( no_peminjaman, tgl_peminjaman, kd_siswa, keterangan ), pada tabel ini kd_siswa adalah kolom tamu yang berasal dari tabel siswa.
Tabel peminjaman_item ( no_peminjaman, kd_buku, jumlah ), tabel ini merupakan tabel anak dari tabel peminjaman, dimana kolom no_peminjaman adalah kolom tamu dari induknya yaitu tabel peminjaman, sedangkan kolom kd_buku adalah kolom tamu dari tabel buku.

Transaksi Pengembalian
Untuk transaksi pengembalian dapat dibuat dalam 1 tabel saja, tabel ini akan terhubung secara One to One dengan tabel peminjaman.
Tabel pengembalian ( no_pengembalian, tgl_pengembalian, no_peminjaman, kd_buku, denda, keterangan ). Pada tabel ini memiliki kolom tamu, yaitu kolom no_peminjaman dari tabel peminjaman, dan kolom kd_buku dari tabel buku.

GAMBAR RELASI TABEL
Berikut ini akan Kami gambarkan Desain Relasi Tabel Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah dengan menganut pada desain yang Kami jelaskan di atas, desain relasi tabel ini Kami buat dari tools phpMyAdmin, Anda dapat juga membuatnya lewat Ms Visio.

INVENTARISASI BUKU PERPUSTAKAAN
Jika Anda ingin meningkatkan Sistem Perpustakaan di atas menjadi Sistem Informasi Inventarisasi Buku Perpustakaan, maka Anda harus membuat pengkodean unik pada setiap koleksi buku yang ada. Sebagai contoh begini, buku berjudul FISIKA 1 dengan Kode judul bukunya B001, Perpustakaan memiliki buku tersebut sejumlah 10 buku, maka dari 10 buku dengan judul yang sama ( FISIKA 1 ) tadi harus dibuat kode masing-masing, sehingga pengkodean setiap unit buku ini disebut dengan Inventarisasi Buku.

Berikut ini contoh lebih detilnya, buku FISIKA 1 ada 10 unit buku. Buku FISIKA 1 tadi memiliki kode judul bukunya adalah B001, maka jika dari ke-10 unit buku tadi akan dibuat Kode Inventaris Buku, maka kodenya tiap unit buku menjadi seperti berikut :

  • B001.01 = Buku FISIKA 1 koleksi 1
  • B001.02 = Buku FISIKA 1 koleksi 2
  • B001.03 = Buku FISIKA 1 koleksi 3
  • B001.04 = Buku FISIKA 1 koleksi 4
  • B001.05 = Buku FISIKA 1 koleksi 5
  • B001.06 = Buku FISIKA 1 koleksi 6
  • B001.07 = Buku FISIKA 1 koleksi 7
  • B001.10 = Buku FISIKA 1 koleksi 10

Jadi setiap unit (koleksi) buku akan diberikan kode inventaris sendiri, kode di atas dapat ditulis dalam setiap cover/sampul buku.
MENJUAL CONTOH APLIKASI PERPUSTAKAAN
Ini adalah iklan, bagi Anda yang membutuhkan Contoh Inventarisasi Buku Perpustakaan, Anda dapat membelinya kepada Kami dengan harga Rp. 800.000, Anda akan mendapatkan program lengkap yang dapat dimodifikasi lagi.

Semoga artikel dan informasi ini bermanfaat

Perintah SQL : ORDER BY Untuk Mengurutkan Data

Perintah ORDER BY adalah bagian dari Perintah SELECT, perintah ORDER BY dipakai untuk mengurutkan data, pilihannya adalah DESC dan ASC. Perintah DESC dipakai untuk mengurutkan data secara Descending (dari Z ke A), sedangkan Perintah ASC dipakai untuk mengurutkan data secara Ascending (dari A ke Z). Sintaks dasar perintahnya adalah:

SELECT * FROM nama_tabel ORDER BY kolom ASC;

SELECT * FROM nama_tabel ORDER BY kolom DESC;

Sebagai contoh Kita akan menampilkan data Siswa (dari tabel siswa) dengan urut data Kode secara Descending (dari Z ke A), maka perintahnya adalah:

SELECT * FROM siswa ORDER BY kd_siswa DESC;

Contoh lagi, Kita akan menampilkan data Siswa dengan urut nama secara Ascending (dari A ke Z), maka perintahnya adalah:

SELECT * FROM siswa ORDER BY nm_siswa ASC;

Untuk lebih jelas, lihat hasilnya pada gambar di bawah:

Perintah ORDER BY Untuk Mengurutkan Data dalam Perintah SELECT

Perintah ORDER BY Untuk Mengurutkan Data dalam Perintah SELECT

Semoga bermanfaat

Bunafit Nugroho

Perintah SQL Untuk Menyimpan Data ke dalam Database MySQL

Perintah SQL (Structured Query Language) yang dipakai untuk menyimpan data ke dalam tabel database MySQL adalah INSERT. Dengan perinah ini Kita dapat memasukkan data ke dalam masing-masing tabel yang ada di dalam database. Ilustrasi sintak dasar perintahnya adalah:

INSERT INTO nama_tabel (kolom1, kolom2) VALUES (‘data1’, ‘data2’);

Dari sintaks SQL di atas, tabel nama_tabel memiliki 2 kolom data yang akan ditambah data, yaitu kolom1 dan kolom2. Informasi data1 adalah data yang akan disimpan ke dalam kolom kolom1, sedangkan data2 adalah data yang akan disimpan ke dalam kolom2.

Sebagai contoh, Kita akan menyimpan data ke dalam tabel jurusan, di dalam tabel ini memiliki 2 kolom data saja, yaitu kolom kd_jurusan dan nm_jurusan. Maka perintah SQL-nya adalah:

INSERT INTO jurusan (kd_jurusan, nm_jurusan) VALUES(‘J01’, ‘Mesin Otomotif’);

INSERT INTO jurusan (kd_jurusan, nm_jurusan) VALUES(‘J02’, ‘Mesin Industri’);

Setelah beberapa data disimpan ke dalam tabel, Anda dapat melihat isi tabel dengan perintah SELECT, seperti di bawah ini hasilnya:

Perintah SQL Untuk Menyimpan Data ke Tabel MySQL

Perintah SQL Untuk Menyimpan Data ke Tabel MySQL

Sebagai latihan, coba sekarang Anda masukkan beberapa data ke dalam tabel jurusan, masukkan semua jurusan yang ada di sekolah SMK.

Berikutnya, Anda dapat berlatih memasukkan data ke dalam tabel siswa, di sana ada bebrapa tabel di dalamnya. Perintah INSERT tidak mengharuskan Kita memasukkan data ke semua kolom yang ada di dalam suatu tabel, akan tetapi Kita dapat memilih kolom mana saja yang akan disisipi data. Sebagai contoh, pada tabel siswa akan dimasukan beberapa data saja, misalnya hanya pada kolom Kode, Nama dan Kelamin. Contoh SQL-nya :

mysql> INSERT INTO siswa(kd_siswa, nm_siswa, kelamin)
-> VALUES(‘S0001’, ‘Fitria Prasetiawati’, ‘Perempuan’);

mysql> INSERT INTO siswa(kd_siswa, nm_siswa, kelamin)
-> VALUES(‘S0002’, ‘Indah Indriyanna’, ‘Perempuan’);

mysql> INSERT INTO siswa(kd_siswa, nm_siswa, kelamin)
-> VALUES(‘S0003’, ‘Septi Suhesti’, ‘Perempuan’);

Pada contoh Perintah SQL INSERT di atas, Kami menekan Enter (untuk ganti baris) dalam membuat Perintah SQL. Cara tersebut dapat dilakukan apabila perintah SQL yang dibuat lebih panjang dari layar, sehingga perintahnya mudah dibuat. Lihatlah gambar ilustrasinya:

Perintah SQL Untuk Memasukkan Data ke Database MySQL

Perintah SQL Untuk Memasukkan Data ke Database MySQL

Semoga bermanfaat

Bunafit Nugroho

Perintah SQL Untuk Mengubah Nama Tabel MySQL

Perintah SQL (Structured Query Language) yang dipakai untuk mengubah nama tabel dalam database MySQL adalah perintah RENAME TABLE. Dengan perinah ini Kita dapat menguba nama tabel A menjadi tabel B, atau sebaliknya. Ilustrasi sintak dasar perintahnya adalah:

RENAME TABLE tabel_lama TO tabel_baru;

Dari sintaks SQL di atas, tabel_lama adalah nama tabel yang akan diubah namanya menjadi tabel_baru. Sedangkan tabel_baru adalah nama tabel yang akan digunakan sekarang, dengan catatan nama_tabel baru belum dipakai di dalam database tersebut.

Untuk mengubah beberapa tabel secara bersamaan, Anda dapat menggunakan tanda koma (,) antara satu perintah, misalnya;

RENAME TABLE tabel_lama1 TO tabel_baru1,
tabel_lama2 TO tabel_baru2,
tabel_lama3 TO tabel_baru3;

Sebagai contoh, Kita akan mengubah nama tabel jurusan menjadi data_jurusan, maka perintahnya adalah:

RENAME TABLE jurusan TO data_jurusan;

Sekarang, lihatlah hasilnya dengan menampilkan daftar tabel dengan perintah SHOW DATABASES, seperti contoh gambar di bawah:

Perintah SQL Untuk Mengganti Nama Tabel MySQL

Perintah SQL Untuk Mengganti Nama Tabel MySQL

Sekarang untuk latihan, kembalikan nama tabel data_jurusan menjadi tabel jurusan.

Semoga bermanfaat

Bunafit Nugroho

Perintah SQL Untuk Menghapus Kolom Tabel MySQL

Perintah SQL (Structured Query Language) yang dipakai untuk menghapus kolom tabel dalam database MySQL adalah perintah ALTER TABLEā€¦DROP, dengan ilustrasi sintak dasar perintahnya adalah:

ALTER TABLE nama_tabel DROP nama_kolom;

Dari sintaks SQL di atas, nama_kolom adalah nama kolom tabel yang akan dihapus, Anda dapat memisahkan dengan tanda koma (,) jika kolom tabel yang dihapus lebih dari satu kolom.

Sebagai contoh, Kita akan menghapus kolom no_telepon yang ada di dalam tabel siswa, maka perintahnya adalah:

ALTER TABLE siswa DROP no_telepon;

Sekarang, lihatlah hasilnya dengan menampilkan daftar struktur tabel dengan perintah DESC siswa, seperti contoh gambar di bawah:

Perintah SQL Menghapus Kolom Tabel MySQL

Perintah SQL Menghapus Kolom Tabel MySQL

Semoga bermanfaat

Bunafit Nugroho

Perintah SQL Untuk Menambah Kolom Tabel MySQL

Perintah SQL (Structured Query Language) yang dipakai untuk menambah kolom baru di dalam tabel database MySQL adalah perintah ALTER TABLE…ADD, dengan ilustrasi sintak dasar perintahnya adalah:

ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_kolom TYPE(panjang) AFTER kolom_tabel;

Dengan penjelasan sebagai berikut:

  • nama_tabel adalah nama tabel yang akan diperbaiki
  • nama_kolom adalah nama kolom baru yang akan ditambahkan, sedangkan TYPE(panjang) adalah jenis tipe data dan panjang data yang akan dipakai.
  • AFTER kolom_tabel adalah alamat dimana kolom baru akan diletakkan, misalnya AFTER no_telepon, artinya kolom akan diletakkan setelah kolom no_telepon.

Sebagai latihan, sekarang Kita akan menambahkan kolom kd_jurusan ke dalam tabel siswa, letakkan kolom baru tersebut setelah kolom no_telepon. Perintahnya adalah:

ALTER TABLE siswa ADD kd_jurusan CHAR(3) AFTER no_telepon;

Untuk melihat hasilnya, gunakan perintah DESC siswa untuk melihat struktur tabel sekarang.

Perintah SQL Untuk Menambah Kolom Baru ke Tabel MySQL

Perintah SQL Untuk Menambah Kolom Baru ke Tabel MySQL

Untuk latihan, sekarang Anda coba sendiri untuk menambahkan kolom data baru untuk menyimpan data Kelamin, misalnya saja nama kolomnya kelamin, letakkan setelah nama kolom nm_siswa.

Semoga bermanfaat

Bunafit Nugroho

Perintah SQL Untuk Membuat Tabel dalam Database MySQL

Perintah SQL (Structured Query Language) yang dipakai untuk membuat tabel baru di dalam database MySQL adalah perintah CREATE TABLE, dengan ilustrasi sintak dasar perintahnya adalah:

CREATE TABLE nama_tabel (kolom_1 TYPE(panjang), kolom_2 TYPE(panjang), kolom_3 TYPE(panjang), PRIMARY KEY(kolom_1));

Pada sintaks di atas :

  • nama_tabel adalah nama dari tabel yang akan dibuat
  • kolom_1, kolom_2, dan kolom_3 adalah nama kolom tabel yang akan dibuat
  • TYPE(panjang) adalah tipe data yang dipakai, dan panjang datanya.
  • PRIMARY KEY adalah perintah untuk membuat kolom kunci primer pada kolom yang ditunjuk, biasanya kolom pertama.

Catatan : Yang perlu Anda perhatikan adalah, nama kolom tidak boleh menggunakan karakter spesial , juga tidak boleh menggunakan spasi kosong. Anda dapat menyambung 2 kata dalam nama tabel, misalnya tabel data siswa disambung menjadi datasiswa, atau disambung dengan karakter garis bawah misalnya data_siswa. Nama tabel boleh menggunakan angka, sia1_jurusan, sia2_siswa dan seterusnya.

Latihan #1
Sebagai contoh, Kita akan membuat tabel baru untuk menyimpan data Jurusan, dengan atribut data yang disimpan adalah Kode dan Nama jurusan. Hanya 2 kolom saja, kolom data Kode dibuat hanya 3 digit karakter saja, sedangkan kolom Nama dibuat maksimal 100 digit karakter.

Sebelum membuat tabel, Anda harus membuat database dan masuk ke dalam database tersebut. Studi kasus Kita adalah database untuk Sekolah, dengan nama database sia_smu1db. Silahkan baca artikel Panduan Membuat Database MySQL.

Jika sudah aktif dalam database, berikut adalah contoh perintah untuk membuat tabel jurusan:

CREATE TABLE jurusan (kd_jurusan CHAR(3), nm_jurusan VARCHAR(100)
PRIMARY KEY(kd_jurusan));

Untuk melihat hasilnya, Anda dapat menampilkan semua tabel yang ada di dalam database aktif dengan cara SHOW TABLES;, contoh:

Perintah SQL Membuat Tabel MySQL

Perintah SQL Membuat Tabel MySQL

Latihan #2
Sebagai latihan kedua, sekarang Kita akan membuat tabel untuk menyimpan data Siswa, dengan banyak atribut datanya adalah 4 kolom data, yaitu untuk menyimpan data: Kode siswa, Nama siswa, Alamat dan Nomor Telepon. Berikut contoh perintahnya:

CREATE TABLE siswa (kd_siswa CHAR(5), nm_siswa VARCHAR(100),
alamat VARCHAR(100), no_telepon VARCHAR(20), PRIMARY KEY(kd_siswa));

Sekarang Anda sudah memiliki 2 tabel di dalam database sia_smu1db, buktikan dengan perintah SHOW TABLES untuk melihat daftar tabel yang ada di dalamnya. Contoh:

Perintah SQL Untuk Membuat Tabel MySQL

Perintah SQL Untuk Membuat Tabel MySQL

Ada satu perintah yang dimiliki oleh MySQL untuk melihat struktur tabel yang sudah dibuat, yaitu perintah DESC atau DESCRIBE. Dengan perintah ini Anda dapat melihat struktur desain tabel. Sebagai contoh:

DESC siswa;

Hasilnya, tabel siswa akan dideskripsikan desain tabelnya, seperti contoh gambar berikut:

Perintah SQL Untuk Menampilkan Struktur Tabel MySQl

Perintah SQL Untuk Menampilkan Struktur Tabel MySQl

Semoga bermanfaat

Bunafit Nugroho

Perintah Menjalankan Database MySQL dari Command Prompt

Database MySQL Server sebenarnya tidak memiliki User Interface berbentuk visual, melainkan semua perintah SQL yang dimiliki oleh MySQL dijalankan lewat perintah tulis, atau disebut dengan istilah Command Line. Untuk dapat mengakses database MySQL Server lewat Command Line, Kita dapat menggunakan fasilitas COMMAND PROMPT yang dimiliki Windows, dengan cara mengakses folder mysql\bin dimana tempat MySQL tersebut diinstal, lalu menjalankan file mysql.exe dengan User dan Password yang sudah Kita miliki. Caranya adalah:

Pertama :
Jalankan aplikasi Command Prompt yang dimilik Windows, dari menu Start, cari shortcut Command Prompt. Atau, dari Start, masuk menu Run, ketikkan alamat cmd, lalu tekan Enter.

Kedua :
Dari jendela Command Prompt, lakukan langkah berikut ini:

      1. Ketikkan perintah CD \, lalu tekan Enter pada Keyboard.
      2. Dari drive C:\>, ketikkan perintah CD xampp\mysql\bin, lalu tekan Enter.
      3. Dari C:\xampp\mysql\bin>, ketikkan perintah mysql -u root -p lalu tekan Enter.
      4. Jika ada permintaan Password:, abaikan saja lalu tekan Enter.
      5. Masuk ke MySQL Prompt, dan Anda siap menjalankan perintah SQL yang lain.
Panduan Menjalankan MySQL dari Command Prompt

Panduan Menjalankan MySQL dari Command Prompt

Pada contoh perintah di atas, mysql -u root artinya Kita akan masuk ke database MySQL Server dengan login user bernama root. Sedangkan perintah -p adalah kita akan login root dengan Password, makanya setelah ditekan Enter akan ada isian Password: yang meminta Anda untuk memasukkan kata kunci (password) MySQL. Tidak usah diisi, karena user root di dalam MySQL tidak memiliki password, kecuali jika Anda sudah memasang password ke dalam database saat menginstal pertama kali.

Semoga bermanfaat

Bunafit Nugroho

Pengertian SQL dan MySQL

 

SQL (Structured Query Language) adalah perintah dasar yang dimiliki oleh database MySQL Server. Jadi bedanya SQL dan MySQL sudah jelas, MySQL adalah Software database, sedangkan SQL adalah bahasa perintah yang ada di dalamnya. MySQL Server sendiri tidak memiliki interface (antar muka) berbentuk visual seperti database yang lain, MySQL memiliki interface Command Line, atau dapat diakses lewat Command Prompt (tampilan layar DOS).

Untuk memudahkan Kita mengakses database MySQL, Kita perlu menginstal MySQL Client berbasis visual, sehingga memudahkan Kita untuk mengelola database, data dan juga server MySQL itu sendiri. Salah satunya adalah MySQL Front, yang dapat diinstal di Sistem Operasi Windows. Selain MySQL Front, ada juga yang namanya phpMyAdmin, yaitu aplikasi berbasis Web yang dijalankan lewat browser Internet. Dengan adanya MySQL Client yang berbentuk visual, maka Kita tidak perlu lagi mengetikkan perintah-perintah dasar SQL dari layar DOS (Command Prompt), melainkan tinggal klik lewat fasilitas yang disediakan oleh aplikasi phpMyAdmin ataupun MySQL Front tadi.

SQL sendiri di dalam database MySQL terbagi menjadi 3 bagian penting, yaitu :

  • Data Definition Statements (DDS), yaitu Perintah SQL yang digunakan untuk membuat dan mengelola struktur database dan tabel yang ada di database Server MySQL.
  • Data Manipulation Statements (DMS), yaitu Perintah SQL yang digunakan untuk mengelola data (isi tabel) yang ada di dalam database yang dikelola MySQL Server.
  • Database Administration Statements(DAS), yaitu Perintah SQL yang digunakan untuk mengelola Server MySQL, termasuk mengelola akun user MySQL, mengelola tabel dan database.

* Dulu, DDS dikenal dengan DDL (Data Definition Language), jadi kata Statements menggantikan kata Language, begitu juga dengan DMS dulu disebut DML dan DAS. Pengetahuan ini didapat dari manual MySQL.

Yang termasuk ke dalam perintah DDS (Data Definition Statements) adalah:

  1. ALTER DATABASE
  2. ALTER TABLE
  3. CREATE DATABASE
  4. CREATE INDEX
  5. CREATE TABLE
  6. DROP DATABASE
  7. DROP INDEX
  8. DROP TABLE
  9. RENAME DATABASE
  10. RENAME TABLE

Yang termasuk ke dalam perintah DMS(Data Manipulation Statements) adalah:

  1. DELETE
  2. DO
  3. HANDLER
  4. INSERT
  5. LOAD DATA INFILE
  6. REPLACE
  7. SELECT
  8. Subquery
  9. TRUNCATE
  10. UPDATE

Semoga bermanfaat

Bunafit Nugroho

Perintah SQL Untuk Membuat Database MySQL

CREATE DATABASE adalah perintah SQL yang dimiliki MySQL untuk membuat Database baru, format perintahnya adalah :

CREATE DATABASE nama_database;

Aturannya, nama database yang dibuat tidak boleh menggunakan karakter spesial pada Keyboard, juga tidak boleh menggunakan spasi kosong. Jika ada 2 kata atau lebih, nama database dapat dipisah dengan garis bawah(_), misalnya saja sia_smudb, toko_onlinedb, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh, Anda ingin membuat database baru bernama sia_smu1db, maka perintahnya adalah:

CREATE DATABASE sia_smu1db;

Kemudian, setelah database berhasil dibuat, Anda harus masuk ke dalam database tersebut supaya dapat mengaksesnya, yaitu membuat tabel ataupun menginput data di dalamnya.

Perintah untuk mengakses (masuk) ke dalam database adalah USE, seperti contoh berikut:

USE sia_smu1db;

Setelah masuk di dalam database, Anda dapat membuat tabel dan mengisi data pada tabel. Untuk melihat daftar nama tabel yang ada di dalam database aktif (yang saat ini sedang dimasuki), perintahnya adalah SHOW TABLES, seperti contoh berikut:

SHOW TABLES;

Semoga bermanfaat

Bunafit Nugroho